Potji.com, Produk Lokal Promosi Global


Screenshots potji.com


PADA Kamis tanggal 26 Mei 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melaunching potji.com. Sebuah portal marketplace produk IKM/UKM di daerah yang dikenal dengan sebutan jepangnya indonesia itu. Domain POTJI itu sendiri merupakan singkatan Portal Tegal Jepangnya Indonesia.


Kabupaten Tegal memiliki potensi IKM/UKM cukup besar yang mampu menopang perekenomian warga setempat. Beberapa potensi tersebut di antaranya industri pengecoran dan pengerjaan logam, industri tekstil (tenun dan bordir), dan industri shuttlecock serta industri rumah tangga lainnya. Karena itu, di era internet, pembuatan potji.com merupakan langkah yang strategis. Mengapa?

Wabup Kab. Tegal Dra Umi Azizah usai nabuh
gong louncing potji.com. foto diambil dan seizin
dari panturabisnis.com
Sejak 31 Desember 2015, kita sudah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Dengan diberlakukannya MEA, mau tidak mau, semua harus menyiapkan diri. Jika tidak mau mengembangkan diri dan kompetensi di era MEA, bisa dipastikan tergilas oleh kompetitor dari luar. Sementara kompetitor sudah menggunakan internet untuk memasarkan produknya.

Internet yang penggunanya terus meningkat telah terbukti mempermudah dalam berkomunikasi serta memperoleh informasi dengan cepat dan akurat. Tidak hanya itu, dengan internet, semua bisa memperkenalkan produk dan memasarkannya dengan daerah pemasaran yang luas. Bahkan dapat menjangkau seluruh dunia.

Langkah Pemkab Tegal membuat potji.com tersebut sudah seharusnya menjadi kabar baik bagi pelaku usaha. Dengan inovasi daerah tersebut, para pengusaha setempat bisa mempromosikan produknya secara gratis, tidak hanya tingkat nasional tetapi juga di pentas global.  Namun sebagai portal yang belum lama dilahirkan tentu saja masih banyak tantangan dan hambatan. Masih banyak langkah yang harus dikerjakan agar portal tersebut berfungsi dengan baik.

Dari sisi website, tantangan potji.com adalah bagaimana potji.com harus bisa menjadi situs yang berkualitas, baik dari sisi konten, desain dan navigasi, maupun kepopuleran website.

Sebagai marketplace usaha atau produk UKM/IKM, secara konten, potji.com harus menyuguhkan informasi usaha atau produk sejelas-jelasnya yang disertai dengan foto yang menarik. Sehingga pengunjung potji.com dapat memperoleh informasi yang lengkap. Desain dan navigasi potji.com juga akan menentukan pengunjung betah dan terus kembali menelusuri potji.com.  

Untuk mendapatkan banyak pengunjung, pengelola potji.com harus terus meningkatkan kepopuleran website tersebut. Potji.com harus mempunyai posisi yang tinggi di mesin penelusuran. Dengan demikian, peluang terjadi transaksi  jual beli makin besar. Apalagi saat ini, makin banyak pengguna internet yang menggunakan mesin pencarian google untuk mencari produk atau informasi. Mengingat hal tersebut, perlu peningkatan SDM pengelola potji.com.

Tantangan selanjutnya adalah kesiapan para pengusaha yang produknya dipasang di potji.com. Dalam portal tersebut, terdapat tool untuk para pelaku usaha di Kabupaten Tegal mendaftarkan produk atau kemampuan produksi ke potji.com. Namun baru dipublikasikan setelah diverifikasi oleh pengelola potji.com. Tentu saja yang lolos verifikasi adalah pelaku usaha yang dinilai sudah siap. Karena, dalam potji.com, pengunjung yang berniat membeli produk langsung menghubungi pengusahanya, baik lewat email maupun nomor telp/handphone. Pengusaha harus siap menghadapi calon konsumen. Mereka harus siap memberi pelayanan yang baik, dari sisi kuantitas dan kualitas produk yang diminta konsumen maupun pengiriman.

Potji.com harus terus melangkah. Tantangan dan hambatan tersebut bukan untuk dihindari. Cerita manfaat potji.com sedikit demi sedikit menjadi bukti. Salah satunya, cerita Fatkhuri, pemilik Tunggak Jati Craft Art yang mendapat order pembuatan piring kayu dari pengunjung potji.com. Dari sedikit cerita itu, inovasi daerah Pemkab Tegal ini bisa dijadikan inspirasi daerah lain untuk Indonesia lebih maju di era MEA. (*)

Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku https://www.goodnewsfromindonesia.org/competition/inovasidaerahku
 
Lazada Indonesia